Pengumuman Hasil Penilaian Tengah Semester (PTS) Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022

Pengumuman Hasil Penilaian Tengah Semester (PTS) Gasal Tahun Pelajaran 2021/2022

Langkah Cek Raport :
1. Buka Website SMK N 6 Surakarta, pilih pengumuman hasil penilaian tengah semester gasal tahun 2021-2022,pilih link raport pts gasal sesuai kelas, klik disini
2. Pilih Program Keahlian
3. Pilih Kelas
4. Buka raport sesuai dengan nomor Absen (Contoh X AKL 1-_001, Artinya Itu raport milik siswa kelas X AKL 1 nomor Absen 1
5. Silahkan download raport
6. Selesai

Link Raport PTS Gasal  2021-2022

Untuk Kelas X silahkan download disini

Untuk Kelas XI silahkan download disini

Untuk Kelas XII silahkan download disini

Susulan PTS Semeter Gasal 2021-2022 SMK N 6 Surakarta

Link Soal dan Jadwal PTS Susulan

Semester gasal 2021/2022 

SMK N 6 SURAKARTA

NO    HARI/TANGGAL           WAKTU       KELAS      MATA PELAJARAN               LINK       
 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SENIN S/D SELASA

5-6 Oktober 2021

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 08.00-Selesai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 X BAHASA INDONESIA KLIK DISINI
 XI BAHASA INDONESIA KLIK DISINI
 XII BAHASA INDONESIA KLIK DISINI
 X PKN KLIK DISINI
 XI PKN KLIK DISINI
 XII PKN KLIK DISINI
 X  MATEMATIKA KLIK DISINI
 XI MATEMATIKA KLIK DISINI
 XII MATEMATIKA KLIK DISINI
 X  AGAMA ISLAM KLIK DISINI
 XI AGAMA ISLAM KLIK DISINI
 XII AGAMA ISLAM KLIK DISINI
 X  AGAMA KRISTEN KLIK DISINI
 XI AGAMA KRISTEN KLIK DISINI
 XII AGAMA KRISTEN KLIK DISINI
 X AGAMA KATHOLIK KLIK DISINI
 XI AGAMA KATHOLIK KLIK DISINI
 XII AGAMA KATHOLIK KLIK DISINI
 X BAHASA INGGRIS KLIK DISINI
 XI BAHASA INGGRIS KLIK DISINI
 XII BAHASA INGGRIS KLIK DISINI
 X PENJASORKES KLIK DISINI
 XI PENJASORKES KLIK DISINI
 X SEJARAH INDONESIA KLIK DISINI
 X BAHASA JAWA KLIK DISINI
 XI BAHASA JAWA KLIK DISINI
 X TEORI KEJURUAN AKL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN OTKP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN BDP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN UPW KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM 1 KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM 2 KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN RPL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN PFPT KLIK DISINI
 XI TEORI KEJURUAN AKL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN OTKP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN BDP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN UPW KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN RPL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN PFPT KLIK DISINI
 XII TEORI KEJURUAN AKL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN OTKP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN BDP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN UPW KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN RPL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN PFPT KLIK DISINI
X SENI BUDAYA KLIK DISINI

 

 

Penilaian Tengah Semester Gasal (PTS) Kelas X, XI, XII Tahun Pelajaran 2021/2022

Link Soal dan Jadwal PTS Semester gasal 2021/2022 

SMK N 6 SURAKARTA

NO    HARI/TANGGAL           WAKTU       KELAS      MATA PELAJARAN               LINK       
 1  SENIN/27-09-2021  07.30-09.30 X BAHASA INDONESIA KLIK DISINI
 XI BAHASA INDONESIA KLIK DISINI
 XII BAHASA INDONESIA KLIK DISINI
10.30-12.30 X PKN KLIK DISINI
 XI PKN KLIK DISINI
 XII PKN KLIK DISINI
2. SELASA/28-09-2021 07.30-09.30  X  MATEMATIKA KLIK DISINI
 XI MATEMATIKA KLIK DISINI
 XII MATEMATIKA KLIK DISINI
 10.30-12.30  X  AGAMA ISLAM KLIK DISINI
 XI AGAMA ISLAM KLIK DISINI
 XII AGAMA ISLAM KLIK DISINI
 X  AGAMA KRISTEN KLIK DISINI
 XI AGAMA KRISTEN KLIK DISINI
 XII AGAMA KRISTEN KLIK DISINI
 X AGAMA KATHOLIK KLIK DISINI
 XI AGAMA KATHOLIK KLIK DISINI
 XII AGAMA KATHOLIK KLIK DISINI
3. RABU/29-09-2021 07.30-09.30 X BAHASA INGGRIS KLIK DISINI
 XI BAHASA INGGRIS KLIK DISINI
 XII BAHASA INGGRIS KLIK DISINI
10.30-12.30 X PENJASORKES KLIK DISINI
 XI PENJASORKES KLIK DISINI
4. KAMIS/30-09-2021 07.30-09.30 X SEJARAH INDONESIA KLIK DISINI
10.30-12.30 X BAHASA JAWA KLIK DISINI
 XI BAHASA JAWA KLIK DISINI
5. JUMAT/01-10-2021 07.30-09.00 X TEORI KEJURUAN AKL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN OTKP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN BDP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN UPW KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM 1 KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM 2 KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN RPL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN PFPT KLIK DISINI
 XI TEORI KEJURUAN AKL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN OTKP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN BDP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN UPW KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN RPL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN PFPT KLIK DISINI
 XII TEORI KEJURUAN AKL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN OTKP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN BDP KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN UPW KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN MM KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN RPL KLIK DISINI
TEORI KEJURUAN PFPT KLIK DISINI
09.30-11.30 X SENI BUDAYA KLIK DISINI

 

 

In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 Hari ke 8

Pada hari Jum’at, Tanggal 27 Agustus 2021 In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 memasuki hari ke 8 ,adapun materi yang di sampaikan pada pelaksanaan IHT di hari ke 8 ini dengan tema Literasi Digital dengan narasumber Bapak Arif Jok Sukatmo,S.Kom, dan materi 2 di isi oleh ibu Ema Tri Puspitasari,S.Pd,M.Pd dengan tema pengenalan platform digital untuk guru.Pada kegiatan IHT hari ke 8 ini masih diikuti oleh Bapak-ibu guru yang mengajar di kelas X.

Pada materi 1 di jelaskan tentang literasi digital

Dikutip dari buku Peran Literasi Digital di Masa Pandemik (2021) karya Devri Suherdi, literasi digital adalah suatu  pengetahuan dan kecakapan pengguna atau user dalam memanfaatkan sebuah media digital, seperti alat telekomunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya.Literasi digital dapat digunakan di sekolah,dirumah maupun di lingkungan masyarakat. Untuk di sekolah sejauh ini literasi digital sudah diigunakan dalam pembelajaran jarak jauh yang di lakukan oleh guru dan siswa. Guru di tuntut untuk mengikuti perkembangan teknologi IT agar tidak tertinggal dalam memanfaatkan di dunia pendidikan,pada materi ini juga di paparkan contoh-contoh platform digital dari sekolah penggerak diantaranya di paparkan dalam materi 2 pemanfaatan platform digital untuk guru.

Dalam sesi 2 di demokan cara penggunaan platform untuk guru,yang bisa di download di playstore dengan nama merdekabelajar.Melalui platform tersebut guru bisa mengunggah perangkat ajar serta melaksanakan asesmen terhadap siswa.Karena versi aplikasi nya masih beta,banyak guru yang belum bisa login ke akun tersebut.

In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 Hari ke 7

Pada hari Kamis, Tanggal 26 Agustus 2021 In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 memasuki hari ke 7 ,adapun materi yang di sampaikan pada pelaksanaan IHT di hari ke 7 ini dengan tema Kurikulum Operasional Sekolah dengan narasumber Bapak Abdul Muslim,S.Pd .Pada kegiatan IHT hari ke 7 ini masih diikuti oleh Bapak-ibu guru yang mengajar di kelas X.

Adapun isi dari materi IHT dengan tema Kurikulum operasional sekolah adalah

Kurikulum operasional di satuan pendidikan memuat seluruh rencana proses belajar yang diselenggarakan pada satuan pendidikan, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran.

Untuk menjadikannya bermakna, maka kurikulum operasional satuan pendidikan dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik dan satuan pendidikan.

Komponen dalam kurikulum operasional ini disusun untuk membantu proses berpikir dan mengembangkan satuan pendidikan. Di dalam pengembangannya, dokumen ini juga merupakan hasil refleksi semua unsur pendidik di satuan pendidikan yang kemudian ditinjau secara berkala guna disesuaikan dengan dinamika perubahan dan kebutuhan peserta didik.

Prinsip Pengembangan Kurikulum Pperasional Satuan Pendidikan

1. Berpusat pada peserta didik, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik. Profil Pelajar Pancasila selalu menjadi rujukanpada semua tahapan dalam penyusunan kurikulum operasional sekolah.

2. Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, konteks sosial budaya dan lingkungan, serta dunia kerja dan industri (khusus SMK), dan menunjukkan karakteristik atau kekhususan peserta didik berkebutuhan khusus (khusus SLB).

3. Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami.

4. Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual.

5. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja untuk SMK, di bawah koordinasi dan supervisi dinas Pendidikan atau kantor kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama sesuai dengan kewenangannya.

In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 Hari ke 6

Pada hari Rabu, Tanggal 25 Agustus 2021 In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 memasuki hari ke 6 ,adapun materi yang di sampaikan pada pelaksanaan IHT di hari ke 6 ini dengan tema modul ajar dengan narasumber ibu Prihatin Darsisni,S.ST.Par.Pada kegiatan IHT hari ke 6 ini masih diikuti oleh Bapak-ibu guru yang mengajar di kelas X.

Adapun isi dari materi Modul ajar adalah sejumlah alat atau sarana media, metode, petunjuk, dan pedoman yang dirancang secara sistematis dan menarik. Modul ajar merupakan implementasi dari Alur Tujuan Pembelajaran yang dikembangkan dari Capaian Pembelajaran dengan Profil Pelajar Pancasila sebagai sasaran. Modul ajar disusun sesuai dengan fase atau tahap perkembangan peserta didik, mempertimbangkan apa yang akan dipelajari dengan tujuan pembelajaran, dan berbasis perkembangan jangka panjang.Guru perlu memahami konsep mengenai modul ajar agar proses pembelajaran lebih menarik dan bermakna.

Guru dalam satuan pendidikan diberi kebebasan untuk mengembangkan modul ajar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar peserta didik.Modul ajar dilengkapi dengan komponen yang menjadi dasar dalam proses penyusunan.Komponen modul ajar dalam panduan dibutuhkan untuk kelengkapan persiapan pembelajaran.Komponen modul ajar bisa ditambahkan sesuai dengan mata pelajaran dan kebutuhan

In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 Hari ke 5

Pada hari Selasa, Tanggal 24 Agustus 2021 In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 memasuki hari ke 5 ,ada 2 materi yang di sampaikan pada pelaksanaan IHT di hari ke 5 ini,materi 1 dengan tema Asesmen Diagnostik dengan narasumber ibu Ari Andriani,SP.d dan materi 2 dengan tema Asesmen Formatif dan Sumatif dengan narasumber Ibu Istiningtyas Rahayu,S.Sn,M.Pd.Pada kegiatan IHT hari ke 5 ini masih diikuti oleh Bapak-ibu guru yang mengajar di kelas X.

Pada materi 1 dengan tema Asesmen Diagnostik

Asesmen Diagnostik adalah asesmen yang dilakukan secara spesifik untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik, sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi peserta didik. Peserta Didik yang perkembangan atau hasil belajarnya paling tertinggal berdasarkan hasil Asesmen Diagnostik, diberikan pendampingan belajar secara afirmatif.

Tujuan dilakukan asesmen diagnosis adalah untuk memetakan kemampuan semua siswa di kelas secara cepat, mengetahui siswa yang sudah paham, agak paham, dan siapa saja yang belum paham. Dengan demikian guru dapat menyesuaikan materi pembelajaran dengan kemampuan siswa.

Pada materi 2 dengan tema Asesmen Formatif dan Sumatif

Asesmen terhadap proses belajar atau asesmen sumatif bertujuan menentukan tingkat pencapaian hasil belajar siswa yang dilakukan di akhir materi pembelajaran. Di sisi lain, asesmen untuk dan sebagai pembelajaran dikenal pula dengan asesmen formatif. Pada asesmen formatif guru mengumpulkan informasi yang membantu guru memberi umpan balik dan tindak lanjut proses belajar. Selain membantu guru, asesmen formatif juga membantu siswa memperbaiki cara belajar dengan menentukan kembali strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini sesuai dengan cara 5M membangun keberlanjutan yang telah Anda pelajari di topik awal.

Akan tetapi, seringkali guru hanya berfokus pada asesmen sumatif yang menekankan perolehan hasil belajar siswa. Padahal, siswa lebih membutuhkan pengalaman belajar yang berorientasi pada proses, umpan balik dan tindak lanjut pencapaian belajar. Bukan hanya sekedar penugasan melalui tes dan skor nilai. Terlebih dalam kondisi pembelajaran jarak jauh saat ini, asesmen formatif perlu menjadi prioritas utama dibanding asesmen sumatif. Mengapa demikian? Jawaban ini dapat Anda peroleh jika memahami tujuan dan prinsip asesmen formatif. Silakan cermati infografis berikut. Anda dapat mencatat poin-poin penting yang diperoleh mengenai tujuan dan prinsip asesmen formatif.

Berdasarkan tujuan dan prinsip asesmen formatif dapat diketahui bahwa asesmen formatif merupakan penilaian yang berorientasi pada proses pembelajaran agar siswa memperoleh umpan balik dari guru untuk memperbaiki capaian belajarnya. Umpan balik dan tindak lanjut dalam asesmen formatif diperlukan agar siswa memaknai pengalaman belajar yang telah dilakukan, tidak hanya hasil yang telah dicapai.

Orientasi pada proses sebagai salah satu prinsip asesmen formatif pada pelaksanaannya dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Tidak hanya dilihat dari hasil akhir saja, tetapi guru memantau perkembangan proses belajar siswa, memberi umpan balik dan tindak lanjut dari hasil yang diperoleh. Jika pada topik sebelumnya Anda telah mempelajari asesmen diagnosis awal, guru juga perlu melakukan asesmen diagnosis secara berkala. Terlebih pada pembelajaran jarak jauh, asesmen diagnosis berkala dapat digunakan untuk memetakan kemampuan belajar siswa.

In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 Hari ke 4

Pada hari Senin, Tanggal 23 Agustus 2021 In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 memasuki hari ke 4 ,ada 2 materi yang di sampaikan pada pelaksanaan IHT di hari ke 4 ini,materi 1 dengan tema Capaian Pembelajaran dengan narasumber ibu Murtini Rahmawati,SP.d dan materi 2 dengan tema Alur Tujuan Pembelajaran dengan narasumber Ibu Dra. Enik Febriyati.Pada kegiatan IHT hari ke 4 ini masih diikuti oleh Bapak-ibu guru yang mengajar di kelas X.

Pada materi 1 dengan tema Capaian Pembelajaran,

Capaian  pembelajaran  (CP)  bukanlah  istilah  asing  di  dunia  pendidikan.  Di  Indonesia  sendiri, istilah CP lebih sering digunakan di dunia pendidikan tinggi.  Meski demikian istilah CP sendiri sebenarnya  tidak  merujuk  pada  satuan  pendidikan  tertentu.  CP  dikenal  juga  dengan  istilah learning achievement, achievement standard atau learning outcomes.

Capaian  pembelajaran  adalah  suatu  ungkapan  tujuan  pendidikan,  yang  merupakan  suatu pernyataan  tentang  apa  yang  diharapkan  diketahui,  dipahami,  dan  dapat  dikerjakan  oleh peserta  didik  setelah  menyelesaikan  suatu  periode  belajar  (Dikti,  2015:  1).  Kondisi  ini juga dijalankan oleh sebagian besar negara di Eropa saat ini yang saat ini menggunakan CP untuk mengungkapkan apa yang mereka harapkan agar diketahui dan dapat dilakukan oleh peserta didik dan memahami di akhir program atau urutan pembelajaran.

Capaian  pembelajaran  biasanya  digunakan  untuk  menentukan  tingkat  kerangka  kualifikasi, menetapkan standar kualifikasi, menjelaskan program dan kursus, mengarahkan  kurikulum, dan  menentukan  spesifikasi  penilaian.  Selain  itu  capaian  pembelajaran  secara  tak  langsung akan  mempengaruhi  metode  pengajaran,  pembelajaran  lingkungan  dan  praktik  penilaian (ECFOP, 2017:14).

CP  berfokus  apa  yang  diharapkan  pada  siswa  di  akhir  pembelajaran,  hal  ini  sejalan  dengan pendekatan student  centered  dalam  dunia  pendidikan.  Kondisi  ini  juga  ditegaskan  oleh Kennedy  et.al  (2014:3)  yang  menyatakan  bahwa trend  internasional  dalam  pendidikan menunjukkan  pergeseran dari tradisional pendekatan “berpusat  pada guru” ke pendekatan “berpusat  pada  siswa”.  Model  alternatif  ini  berfokus  pada  apa  yang  diharapkan  dari  siswa yang  harus  dilakukan  di  akhir  modul  atau  program.  Oleh  karena  itu,  pendekatan  ini  biasa disebut sebagai pendekatan berbasis hasil.

Pada materi 2 dengan tema Alur Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran merupakan tujuan pembelajaran yang harus disusun atau diurutkan berdasarkan susunan yang logis dan sistematis.

Jika dikaitkan dengan Kurikulum Sekolah Penggerak, Alur Tujuan Pembelajaran merupakan wujud uraian dari Capaian Pembelajaran yang telah dianalisis dan dikelompokkan secara sistematis mengacu pada prinsip yang ditetapkan dalam penyusunan alur tujuan pembelajaran.

Kita tarik sebuah permasalahan. Jika Capaian Pembelajaran memuat berbagai kompetensi kunci yang belum tersusun secara sistematis misalnya berdasarkan tingkat kesulitan materi, maka kegiatan mengurai capaian pembelajaran menjadi beberapa tujuan pembelajaran kemudian menyusunnya secara sistematis dan logis menurut tahapan mudah ke sulit, umum ke khusus, maka hasilnya adalah Alur Tujuan Pembelajaran.

In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 Hari ke 3

Pada hari Jum’at, Tanggal 20 Agustus 2021 In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 memasuki hari ke 3 ,ada 2 materi yang di sampaikan pada pelaksanaan IHT di hari ke 3 ini,materi 1 dengan tema kerangka kurikulum dengan narasumber ibu Lufiyati Mardiyah, SPd dan materi 2 dengan tema Prinsip pembelajaran dan asesmen dengan tema Prinsip pembelajaran dan asesmen dengan narasumber Muhammad Syaifudin, S.Pd.I.

Pada materi 1 dengan tema kerangka kurikulum sekolah penggerak,Setiap satuan pendidikan memiliki kewenangan untuk menyusun visi, misi, dan tujuan sekolah, kebijakan sekolah terkait kurikulum, pembelajaran, dan asesmen. Dengan prinsip gotong royong antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan, maka Kurikulum Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan ini dapat diterapkan.

Salah satu prinsip kurikulum Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan adalah adanya pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan satuan pendidikan pemerintah daerah. Pemerintah pusat memiliki kewenangan untuk menetapkan Profil Pelajar Pancasila, struktur dasar mata pelajaran dan program penguatan profil pelajar Pancasila serta prinsip pembelajaran dan asesmen. Buku teks dan buku panduan guru dibuat oleh pemerintah pusat sebagai salah satu sumber belajar.

Sementara pengembangan perangkat ajar dan kurikulum operasional sekolah merupakan kewenangan satuan pendidikan namun pemerintah pusat menyediakan beberapa contoh untuk menjadi menu pilihan dan atau digunakan sebagai rujukan untuk diadaptasi sesuai dengan konteks satuan pendidikan.

Satuan pendidikan memiliki keleluasaan dalam merancang kurikulum operasional sekolah dan modul ajar untuk memfasilitasi pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kompetensi siswa. Kurikulum Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan diharapkan dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar lebih mendalam pada kompetensi tertentu.

Pada materi ke 2 dengan tema Prinsip pembelajaran dan asesmen , membahas 5 Prinsip Pembelajaran dan Asesmen Sekolah Penggerak di antaranya pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakter dan perkembangan mereka.

Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas belajar peserta didik dan kapasitas mereka untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, mendorong pengembangan kapasitas belajar. Kegiatan belajar mendukung perkembangan kognitif dan karakter peserta didik secara berkelanjutan dan holistik. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks kehidupan dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra,

Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, memfasilitasi pembelajaran, menyediakan informasi sebagai umpan balik untuk guru, peserta didik, dan orang tua. Asesmen perlu dirancang dan dilakukan sesuai dengan tujuan,

Asesmen dirancang secara adil, valid dan dapat dipercaya, memberikan informasi yang kaya bagi guru, peserta didik dan orang tua mengenai kemajuan dan pencapaian pembelajaran, serta keputusan tentang langkah selanjutnya. Asesmen sebaiknya meliputi berbagai bentuk tugas, instrumen, dan teknik yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditargetkan.

Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi yang bermanfaat untuk peserta didik dan orang tua, dan data yang berguna untuk penjaminan dan peningkatan mutu pembelajaran.

Guru diberikan otonomi yang luas dalam merencanakan dan menggunakan jenis dan teknik asesmen dengan mempertimbangkan

 

In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 Hari ke 2

Pada hari Kamis, Tanggal 19 Agustus 2021 In House Training ( IHT ) Kurikulum SMK PK Tahun 2021 memasuki hari ke 2 ,ada 2 materi yang di sampaikan pada pelaksanaan IHT di hari ke 2 ini,materi 1 tema tentang Pendidikan yang memerdekaan dengan narasumber Ibu Hartuti,S.Pd.,M.Pd. , untuk materi 2 tema tentang Profil pelajar pancasila dengan narasumber Bp.Dian Budiawan,S.Pd

Materi 1 dengan tema pendidikan yang memerdekaan,narasumber menyampaikan bahwa Pendidikan yang memerdekakan menurut Ki Hajar Dewantara,Pendidikan yang memerdekakan adalah suatu proses pendidikan yang meletakan unsur kebebasan anak didik untuk mengatur dirinya sendiri, bertumbuh dan berkembang menurut kodratnya secara lahiriah dan batianih. Secara lahiriah anak didik memperoleh kemerdekaan dalam pendidikan melalui pengajaran. Di samping itu, anak didik memperoleh pendidikan yang memerdekakan secara batiniah diperoleh melalui pendidikan. Pendidikan merupakan upaya untuk membina, menuntun “segala aspek” yang melekat pada kemanusiaan anak didik. Anak didik ingin mencapai manusia merdeka karena ia ingin memaknai eksistensinya sebagai manusia yang beradab (mandiri), tidak bergantung pada orang lain. Pendidikan dan pengajaran merupakan sarana membina, menuntun pola berpikir anak didik baik akal budi teoritis maupun akal budi praktis mereka demi membentuk pribadi yang berpengetahuan dan beretika. Latar belakang penulisan karya ilmiah ini adalah pendidikan yang memerdekakan memiliki relevansi terhadap permasalahan pendidikan pada zaman ini.

Materi 2 dengan tema Profil pelajar pancasila,narasumber menyampaikan

 

6 profil pelajar Pancasila yaitu sebagai berikut:

1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia

Pelajar Indonesia yang berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Pelajar Pancasila memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Elemen kunci beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia adalah akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, dan akhlak bernegara.

2. Berkebinekaan global

Pelajar Indonesia mempertahankan kebudayaan luhur, lokalitas, dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain. Perilaku pelajar pancasila ini menumbuhkan rasa saling menghargai dan memungkinkan terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa.

Elemen kunci berkebinekaan global adalah mengenal dan menghargai budaya, kemampuan komunikasi interkultural dalam berinteraksi dengan sesama, dan refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan.

3. Gotong royong

Pelajar Indonesia memiliki kemampuan gotong royong, yaitu kemampuan pelajar pancasila untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan.

Elemen kunci gotong royong adalah kolaborasi, kepedulian, dan berbagi.

4. Mandiri

Pelajar Indonesia adalah pelajar mandiri, yaitu pelajar Pancasila yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.

Elemen kunci mandiri adalah kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi dan regulasi diri.

5. Bernalar Kritis

Pelajar yang bernalar kritis adalah pelajar pancasila yang mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi, dan menyimpulkannya.

Elemen kunci bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, dan mengambil keputusan.

6. Kreatif

Pelajar yang kreatif adalah pelajar Pancasila yang mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.

Elemen kunci kreatif adalah menghasilkan gagasan yang orisinal dan menghasilkan karya serta tindakan yang orisinal.yang mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi, dan menyimpulkannya.

Elemen kunci bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir, dan mengambil keputusan.

6. Kreatif

Pelajar yang kreatif adalah pelajar Pancasila yang mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.

Elemen kunci kreatif adalah menghasilkan gagasan yang orisinal dan menghasilkan karya serta tindakan yang orisinal.